Rabu, 25 Juni 2014

Luka yang Mulai Mengering

Kembali ketempat itu sama dengan kembali ke masa lalu yang mungkin akan menggores luka lama. Siapa yang akan peduli lagi tentang luka itu ? kamu? 
Kamu tidak pernah peduli dengan luka itu, karena sejak awal kamulah pencipta luka itu. 
Kemabali ketempat itu, mula nya hanya ingin memulai sesuatu yang baru, mengenal orang baru setelah dua tahun mengasingkan diri dari tempat itu tapi tanpa sadar bayangmu menghambat ku, menghambat pergaulanku dan menghambat dunia sosialku. Aku masih ditempat yang sama sekarang, mencoba dengan orang baru, mencoba melakukan hal yang sama yang pernah aku lakukan, tapi sayang bukan denganmu. Kamu masa lalu tapi kamu terus menjadi penghalang masa depanku. Salahkah aku begitu membanggakanmu dulu? salahkah aku begitu dalam menyayangimu, hingga sampai detik ini bayangmu menghambat setiap gerakku? 
Aku masih disana dengan 1000 kenangan yang membuatku berhenti untuk melangkah menuju masa depan yang mungkin lebih bisa membahagiakanku ketimbang masa lalu bersamamu. SIapa aku dan siapa kamu saat ini? kita hanya dua insan yang tak akan pernah bisa bersatu. mengingat semua yang kita perjuangkan sia sia kala itu. 
Kamu selalu membuat air mata ku terjatuh, tapi kamu juga selalu melarang orang lain menghapus luka itu, sudah puaskah kamu dengan segala upayamu membuat aku menjadi tidak berdaya? apa bayangan mu juga harus melakukan apa yang kau lakukan? Bagaimana menghentikan semua itu? bagaimana aku memulai semuanya? memulai semua tanpa kamu, agar semua kembali normal seperti saat kita tak pernah berjumpa.
Aku menjadi tak berdaya karenanya, sampai saat ini, saat dimana kamu pun tak pernah kembali menyentuh tempat itu sejak dua tahun lalu, tapi aku? apa yang sudah aku lakukan dengan terus kembali ketempat itu? sungguh menemukan kebahagiaan baru atau hanya berharap melihat mu datang persis seperti waktu itu? aku tidak yakin dengan apa yang aku pikirkan dengan apa yang akan aku lakukan. 
Sosokmu masih tertanam dalam setiap ingatanku. salahkah itu? salahkan hanya karena kamu masa lalu ku?

Luka ini sudah sembuh, tidak seutuhnya tapi aku sudah bisa kembali ketempat itu untuk memulai sesuatu yang baru tanpa kamu atau bayanganmu, walau sosok mu tak pernah hilang salam ingatanku. Semua terjawab sayang ketika ia datang, bukan, bukan penggantimu tapi dia mungkin saja menjadi penggantimu. aku akan menepati janjiku dengan mendoakan kebahagiaanku tanpa aku harus berharap kamu mendoakan kebahagiaan ku kelak. 
Hari ini aku resmi menutup lembar kelam bersama mu, dan aku akan membuka lembar baru yang akan aku tulis dengan setiap kebahagiaanku nanti. 
Salam sayang untukmu. 
aku mencintaimu <3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar